Selasa, 15 September 2009

Terima kasih KAU masih tetap menjadi Tuhanku

Saatku tak mengerti..
akan hati ini..
akan hidup ini..
bahkan ku tak mengerti diriMU...

sejenak ku melarikan diri dariMU...
sepertinya ku tak tahu siapakah diriku lagi..
sepertinya ku merasa...
ku tak mengenalMU secara mendalam...
siapakah diriMU?....

kupikir selama ini ku mengenalMU..
sungguh ini tamparan keras bagiku..
sungguh hari-hari ini membuatku merasa bodoh...
ku tak tahu siapakah aku dan diriMU..

namun ternyata kudapati...
Kau tidak meninggalkanku...
Kau ada untukku..
bahkan menantikanku..

kudapati diriku...
menjauh dariMU..
lari dari padaMU...
sungguh lelah..
sungguh membebaniku...

Hingga kusadari...
saat ku lari dariMU...
mengapa mulutku selalu menyanyikan lagu tentangMU..
menyanyikan cerita cintaMU padaku..
menyanyikankerinduanku akanMU....

mengapa saat lari dariMU..
ku terpikir tentang diriMU...
tentang kisah kita di hari-hari lalu...

Hingga ku sadari...
bahwa hidupku tak dapat jauh dariMU...
aku membutuhkanMU...
aku rindu akanMU....

hingga terucap....
Terima kasih ...
KAU tetap menjadi Tuhanku...
bahkan saat ku lari..
menyakitiMU...
menjauh dariMU...
memberontak dariMU...
Terima kasih Kau masih ingin menjadi Tuhanku...

Jumat, 11 September 2009

Sadarkh si Pahlawan

Bagian I
Terlelap aku

Malam itu, pada salah satu sudut kota Kreatony terdapat kedai "freaky" yang biasa dikunjungi oleh masyarakat baik dari luar ataupun dari dalam kota. Kedai itu penuh dengan aroma anggur dan terdengar teriakan-teriakan, suara mengerang, suara mendesah, tertawa para pengunjung yang bercampur. Kedai "freaky" sesuai dengan namanya dimana setiap pengunjung dapat berbuat semaunya, sesuka hatinya serta bersikap aneh untuk melarikan diri dari setiap masalah ataupun masa lalu. Pria ataupun wanita mendatangi kedai itu dengan satu tujuan untuk melupakan masa lalu ataupun rasa pedih.

Kedai "freaky" terdiri dari berbagai ruangan.Terdapat ruangan "cool down" dimana terlihat orang-orang yang sedang tertunduk dan tangan sedang memegang botol anggur. Dalam ruangan itu juga terdapat orang-orang yang sedang menatap foto. Foto yang penuh kenangan dan orang yang menatapnya terlihat memiliki tatapan kosong dengan keadaan seperti badan yang hidup namun tanpa jiwa. Ruangan tersebut terdapat bingkai yang berisi puisi
Hidupku adalah bangkai

Tubuh ini berjalan tanpa jiwa..
Nafas ini terhembus tanpa gairah...
Dagingku hanyalah sebuah kematian..
kehidupan yang tanpa jiwa...

Hidupku sudah selesai pada masa lalu..
Jiwaku tertidur sejak itu...
masihkah aku hidup saat ini?
atau ini hanya sebuah bangkai..

Jangan bangunkan aku..
hanya untuk mengingatkan masa laluku..
Jangan hentikanku untuk terlarut dalam masa lalu..
karna jiwaku ada disana....
dan sekarang ku hanyalah bangkai...

Lalu ada ruangan lainnya, "radish" namanya. Ruangan ini untuk orang-orang yang sedang putus asa, tak tahu harus melangkah kemana dalam hidupnya. Ruang ini khusu dibuat kedap suara dimana setiap pengunjung dapat berteriak sesuka hatinya, dapat memukul dinding ataupun menangis dalam jeritan ataupun ratapan. Ruangan "radish" memiliki bau amis akibat darah yang dikeluarkan pengunjung dalam tangisan, namun bau tersebut tidak membuat sepi pengunjung ruang tersebut. Pengunjung tidak mempedulikan bau tersebut karena larut dalanm tangisan darah mereka sendiri. Warna hitam kelabu memenuhi ruangan tersebut yang bercampur dengan rasa kesedihan, penyesalan, kepedihan, ataupun rasa kecewa akan kehidupan. Aroma "radish" sungguh terasa dari luar ruangan tersebut. Setiap pengunjung yang melewati luar ruangan tersebut dapat meneteskan air mata karena merasakan kepedihan hati yang ada. Ruangan tersebut mengeluarkan suara gemercik air mengalir. Suara tersebut ditimbulkan oleh aliran air mata yang mengalir dari dalam ruangan "radish". Aliran air mata yang berwarna merah yang tercampur dengan darah mengalir ke sungai tangisan darah kehidupan.

Pada bagian terpencil dalam pojok kedai "freaky" terdapat ruangan yang kelam dan terlihat seperti labirin. Oleh karena itulah ruangan tersebut dinamakan "labirin" yang mencerminkan pengunjung ruangan tersebut adalah orang-orang yang tersesat dalam hidupnya, bahkan orang yang sengaja menyesatkan diri agar hilang dari kehidupannya ada dalam ruangan tersebut. Ruangan tersebur penuh kesunyian dan di dalamnya g tak dapat terlihat oleh orang lain. Kesunyian hanyalah tampak dari luar namun terdapat banyak semak belukar, pepohonan yang dapat dipakai untuk persembunyian yansesungguhnya begitu banyak pengunjung yang bersembunyi dari hidupnya dalam pepohonan ruangan "labirin".Dalam labirin dapat dijumpai patung-patung, namun apabila didekatkan ternyata bukanlah patung melainkan orang yang terpaku tidak bergerak. Mereka berdiam seperti telah kehilangan hidupnya, bahkan mereka seperti telah lupa bahwa mereka masih hidup. Bukankah begitu banyak manusia berjalan dan melakukan rutinitas namun mereka mati pada hakekatnya.
Sungguh ruangan yang sunyi penuh keheningan dengan disertai rasa sepi, dan tidak ada aktifitas kehidupan di dalamnya. Sungguh suara gaduhpun tidak akan membangunkan mereka yang ada dalam ruangan ini karena mereka sedang terlelap dalam kematian semu. Tempat yang sempurna untuk melupakan kehidupan dan tidak akan ada yang dapat membangunkan anda kecuali diri sendiri, kira-kira seperti itulah tulisan yang menghiasi ruang "Labirin".
Ruang "Labirin" benar seperti namanya, setiap pengunjung yang memasuki ruang ini belum pernah ada yang dapat keluar dari ruang tersebut. Mereka benar-benar seperti hilang ditelan "labirin". Hingga sebuah kisah seorang pemuda yang menjadi pengunjung "Labirin". Pemuda itu sedang duduk terpatung dalam pojok ruang "Labirin", sosok yang terdiam tanpa ekspresi di wajahnya. Hari itu berbeda seperti biasanya pada kedai "freaky", dimana pemilik serta penjaga kedai sedang berkeliling untuk melihat pengunjung. Demond si pemilik kedai sedang berjalan dalam ruang "Labirin" dan dia berkata " hahaha tidak diduga ternyata ada sadrakh di sini", lalu dia bertaya kepada canabis tangan kanannya yang biasa mengurusi kedai "freaky" dala sehari-harinya. Demon bertanya " sudah berapa lama sadrakh disini?", lalu Canabis menjawab dengan tertunduk karena tidak ada seorangpun anak buah demond yang berani berbicara dengan menatap wajahnya " sudah 3 tahun ", jawab canabis.
Demond mendengar jawaban tersebut tertawa terbahak-bahak sambil berkata " akhirnya dia ada juga di sini...hahhahahhaha" lalu Demond melewati sosok sadrakh. Para keronco pengikut Demond pun ikut meninggalkan sadrakh, tetapi dalam perjalanan melewati sadrakh terjadi olok-olokan dari para keronco tersebut. Terdengarlah teriakan " hahhaha kau yang ingin menangkap kami namun kau ada di sini!", " Kau yang perkasa, masakah kau ada di tempat ini!", " Hei bukankah kau sadrakh utusan Raja yang Agung itu.....hahhahah mengapa kau di sini? hahhaa...sudah menyerahkah kau? atau kau bosan dengan rajamu? hahhahhahha. Terdengar juga suara " hahahhah sadrakh sudah hilang dan lupa akan dirinya....hahahhahhahah pahlawan ini telah mati dalam kenangannya..telah tenggelam dalam dan tidur dalam masa lalunya" Beberapa kali ada pukulan yang diterima sadrakh dan ada juga batu yang dilemparkan kepadanya.

Sadrakh yang menerima pukulan dan lemparan batu tetap terpaku hingga ia mendengar suatu bisikan dalam telinganya. Bisikan ini terus memanggil namanya dan terdengar suara "Sadrakh pahlawanku", sungguh bisikan ini mulai mengganggunya dan untuk pertama kalinya lha ia bergerak sejak 3 tahun lalu sadrakh pertama kali masuk dalam kedai "freaky",ia menoleh kanan dan kiri mencari sumber suara tersebut dan tidak menemukan siapapun juga ada di sekitarnya. Para keronco demond sudah berjalan menjauhinya. Dalam benak sadrakh terlintas pertanyaan demi pertanyaan " Siapakah sadrakh? mengapa nama itu disebut terus menerus? Pahlawan...pahlawan apakah? mengapa orang-orang yang tadi memukuliku berkata "Sadrak sudah mati dan tenggelam dalam masa lalunya? siapakah sesungguhnya yang disebut sadrakh ini?". "Apakah hubungannya dengan diriku? dan mengapa mereka memukuliku dan melempariku?"
Lalu tersentaklah sadrakh dengan pikiran "Siapakah aku sebenarnya? dimanakah aku saat ini? Tempat apakah ini?" Ketika Sadrakh sedang berpikir terdengar suara keras "dughhh" seperti suara sebuah pukulan keras dan tiba-tiba sadrakh tergeletak jatuh pingsan yang disertai munculnya bayangan sosok pribadi yang hadir di belakang sadrakh. Siapakah sesungguhnya pribadi itu? Mengapa pribadi itu memukul sadrakh? apakah tujuan pribadi itu datang menghampiri sadrakh? Temukan dalam bagian 2 dalam kisah "Sadarkh si Pahlawan"

Sabtu, 05 September 2009

Sadrakh pejuang

Aku bukanlah seorang pengecut..
yang akan lari dari kegetiran..
Aku seorang pejuang..
Utusan dari yang KUASA...

berhentilah mengolok-olok ku..
mencemoohku...
Mengingatkanku akan masa laluku...
Berhentilah untuk menggodaku...

aku muak akan olok-olokkan...
mungkin aku tak sehebat anda...
namun aku tahu siapa diriku..
siapa yang ada dalam hidupku...

karna itu...
aku akan berjalan tegap...
bukan berjalan dengan topeng kemunafikkan..
aku adalah sadrakh si pejuang....
pejuang dari kerajaaanNYa...

yah...dunia akan segera melihat...
bagaimana pahlawanNYA bangkit...
berjalan dengan gagah berani..
tidak dibayangi oleh masa kelamnya...

namun gagah perkasa menjalani hari esok...
dengan kepercayaan tinggi akan Rajanya..
akan kerajaan yang dibelaNYA..
karna untuk itulah aku hidup...